Tuesday, July 12, 2022

The Low Mood

If we adapt from Greenberger & Pedesky (2016), there is a cycle of low mood that can make us vulnerable to having more negativity thoughts.


Thoughts : I am such a looser -> Emotion : Low mood sadness -> Behavior : Withdraw with friends -> Physical sensation : Low energy -> back to Thoughts.


It’s like a circle without corner, it will spinning around and we don’t know how to stop our negativity. But one thing, we can take a break and try to figure out how to solve our messed things.


The way you feel also influence the types of thoughts that can pop into your head, making you more vulnerable to experiencing thoughts that are negative and self-critical.


Everyone has a low days. Without exception.

But we all differ in how frequent the low days are and how severe the low mood.


But unfortunately, I can’t control my self. I usually says something that I will regret even I didn’t meant to. It happened almost everyday until someone says “What else did I do wrong today?” or smth like “What a lady, dude!”, it sounds stressful. I am truly sorry.


I don’t know how to make it works. Seems difficult and desperate. When low mood hit us, we always have a choice to control ourself instead of express our thoughts. I learned from someone to be an energy saver enthusiast that let everything happen as it should be. I will try as much as I can.



TM.

Monday, June 27, 2022

I always know to stop.

One day, di suasana tak terkendali dan menyakitkan, Suamiku memendam rasa kecewa.
Maafin aku ya Quq, berulang kali aku berucap. Penyesalan, kenapa aku lakukan hal yang sama dan menyakiti. Padahal aku selalu tau, rasanya menyakitkan. Aku pun tidak luput dari salah dan bersalah.

Tapi, suamiku selalu memaafkan dan memelukku, katanya dia pantas dapat perlakuan itu dari aku, karena dia yang menyebabkan aku seperti itu. Perasaan yang terus dia maintain setiap hari, memperlakukan aku seperti seorang ratu. Beneran, ngga bohong. Dia beneran ngga membebankan apapun :(

Quq, mmm Kenapa kamu ga marah?

"Aku tahu, kamu tidak pernah gegabah, selalu punya pertimbangan dan selalu tahu kapan harus berhenti, aku percaya sama kamu".

Quq, jangan kasih aku kepercayaan itu :( Gimana kalau aku gabisa? Aku berusaha sekuat tenaga buat stay in the line, kamu butuh aku di sisi kamu saat ini, kamu butuh kekonyolan aku yang selalu bikin kamu ketawa, kan?. Lebih dari itu, saat kamu bilang aku satu-satunya alasan kamu bertahan, apakah benar aku se berarti itu buat kamu?. 

Berat banget, Quq, aku ingin hidup yang stabil dan secure, kamu tau kan?. Aku ingin jadi perempuan yang dimudahkan segalanya. Aku udah capek hidup selalu mengalah dari sodara-sodara aku, selalu mengalah dengan keadaan, selalu mengerti keadaan. Aku beneran pengen hidup enak dan nyaman Quq.
Berat ya?

Kamu tahu struggle aku pas kuliah gimana, aku gamau ngulangin itu lagi. Aku beneran pengen beli apapun yang aku pengen Quq, gamau lagi selalu ngertiin orang lain Quq. Aku pengen di ngertiin, especially sama kamu. Pengen diperlakukan jauh lebih baik setiap hari, aku pengen ngerasain rasanya dimanja gimana. Aku capek selalu bersikap kuat dan mandiri Quq.

Aku pengen kuliah lagi Quq, kamu udah janji mau kuliahin aku S2. Kamu udah janji mau jadi bemper hidup aku, kamu udah janji mau support aku sampe aku bisa kejar karir aku setinggi-tingginya Quq.

Aku pengen jadi satu-satunya dan jadi orang yang harus dibahagiakan. Rasanya dunia selalu berputar di luar aku dari dulu, aku ingin banget merasakan dunia berputar di hidup aku. Aku ingin hal itu. Aku udah capek banget Quq harus selalu menyerah dan mengalah.

Kamu bisa menuhin itu kan? Kamu udah janji ke Allah nikahin aku buat bahagian aku dunia akhirat, kesalahan kamu kemarin harus kamu tebus seumur hidup kamu Quq buat bahagiain aku, sembuhin luka yang terlalu dalam di diri aku. Trauma yang selalu datang di mimpi aku.

Gimana caranya Quq?
Kamu punya jawabannya ga?

Friday, June 24, 2022

Good bye, Surya!

Setiap barang yang dibeli selalu dikasih nama, biar kerasa keluarga. Mulai dari headset, kindle, mouse, laptop, hape, kendaraan, etc. Ada yang namanya Carla (Headset Airpod Pro), Flo (Mi TWS), Bjork (Lenovo ideapad 5), Gaea (Macbook Air M1 2020), Gwen (Amazon kindle paper white 10th Gen), Edith (Ip XR), Bombom (Brio 17), Siv (Amazfit Gts 2E), Ruby (Mio Soul GT), Shaid (Sharp Android), Bibi (Beat), Freyja (Ip 7+), Oxa (Dell Latitude), Clara (Mi band 4), Surya (Poco X3 NFC), dan lain-lain.

Dari semua barang yang sebagian sudah berpindah kepemilikan, alias dijual haha. Hari ini, harus berpisah dengan Surya. Hape yang aku beli sebagai bentuk betapa perasaan sayang aku melebihi keinginan aku sendiri. Jadi dulu cukup dramatis, tiap mau beli hape aku selalu bilang "Gausah yang mahal, aku cukup buat youtube, IG sama whatsapp". Tapi yagitu, di jangka panjang hape yang bukan flagship cepet banget lemot nya.

Pas di Natuna, hape merah aku lemot nya suka bikin nangis -__-' . Sejujurnya paling males kalau mau beli gadget karena yagitu pasti ada pergulatan mental antara kita. Dimana selalu ada kalimat "Sok aja kamu mau beli hape itu mah, tapi aku ga akan tanggung jawab kalau kenapa-kenapa". Tarik ulur yang bikin galau :(. Ya gimana ya, aku gapernah tau menau tentang update atau perihal gadget pokonya, tau jadi aja tinggal pake.

Dengan sangat berat akhirnya, mengajukan proposal ganti hape ke suami.
"Quq, mmmm gini... Hape aku kenapa ya kaya ng freeze gitu? Kalau misalkan aku ganti hape menurut kamu gimana?"
"Kamu mau ganti hape? boleh... Mau iphone ga?"
"Kalau boleh iya aku pengen ganti hape, hehe. Ngga usah yang mahal, yang biasa aja pokonya buat youtube IG sama whatsapp ya"
"Kalau ga mau iphone, gausah ganti hapenya"

Kebayang ga sih? Istri macam apa ini yang ditawarin hape yang dipengen tapi malah mikir berkali-kali. Kenapa yang keluar dari mulut ini cuma "Gausah" dan "Gausah" terus?. Akhirnya, setelah mikir panjang, yang keluar dari mulut tetep "Gausah". Haha

Satu hal yang ga bisa di tolak suami aku. Semua produk Xiaomi wkwk. Akhirnya, dengan keteguhan hati proposal diganti jadi :
"Quq, gapapa deh ya, kalau Poco gimana? Setelah dipikir-pikir aku butuh buat main mobile legends"
"Jadi gamau iphone? bener? yaudah, kalau poco aku ACC ya. Mau beli sekarang atau online?"
"Kalau boleh sekarang aja ke Ranai ya, soalnya kalau online bisa nyampe sebulan kemudian, aku keburu males ganti hape".

Yaudah, akhirnya beli hape itu dan beneran nemenin aku  tiap hari selama sendirian di Natuna. Selalu play Nessie Judge buat pengantar tidur. Pokonya beneran nemenin aku tiap hari. Pernah aku banting pas lagi berantem di bulan Desember 2021, tapi anehnya itu hape masih kuat dan bisa dipake main ML tanpa nge-lag Haha.

Hari ini dengan berat hati, aku lepaskan kamu ya Surya. Terimakasih atas kehadiranmu.
Kamu adalah salah satu bentuk kasih sayang aku ke suami. Bye!

TM

Thursday, June 9, 2022

Paranoid.


Salah satu lirik lagu dari Harry Styles yang ngetrigger:

"Harry, you're no good alone

Why are you sittin' at home on the floor?

What kind of pills are you on?"

My biggest concern when I entered the therapy with psychiatrist was "How can I have a good sleep quality?". My minds keeps alive on midnight, I blame myself and my "what if" spinning around on my fcking head. Sleep late over and over.

Kerja jam 5 sore sampe jam 3 pagi, tidur, bangun, tidur, bangun. Gitu terus sampe pusing sendiri. Sometimes ya cuma bisa read chat aja tanpa reply karena suka tiba-tiba lupa. Paranoid. Kalau di ping, baru ngeh oh iya belum bales. Sorry.

Dulu bisa berjam-jam nonton youtube atau nonton drakor maraton, sekarang? 5 menit nonton youtube tiba-tiba pengen buka netflix nonton drakor, baru 5 menit tiba-tiba pengen main game, pas lagi war tiba-tiba loss aja pengen afk. Salah satu jenis player yang dibenci ya ini. hehehe

Also I did smth that I never imagine before, my minds turn into a wild and danger but unfortunately it feels nice at the same time. I've been a smoker for almost 7 months. "Being a smoker has no effect on our morale" begitu pembenaran yang aku pegang.

It helps me, really. I can hold my paranoid when it comes. But still, I need 2 tablets of antimo a day to help me fall asleep. Awalnya seperempat, ningkat jadi setengah, ningkat jadi 1 terus aja sampe works di 2 tablet. Thanks to the creator of Antimo dimanapun kamu berada.

I think, solusi yang paling bisa dilakukan adalah pindah kerja jadi normal dan berusaha hidup normal kembali. Biar ga dikira ternak babi ngepet karena dirumah terus tapi ko hedon mulu. Heran. Tenang, ngga open jasa VCS ko, takut kaya mendadak haha. Tapi emang orang mikir aneh pas aku jawab kerja malem dirumah. I don't mind. Skip.

Anehnya, capek nya ga ketulungan. Lelah banget rasanya. Tiap jam 10 pagi sampe jam 3 sore biasanya beneran susah ngapa-ngapain. Badan kaya di turn off. Paranoid terus. Udah ga sehat banget. Apalagi pikiran yang makin kesini makin gila rasanya.

There's an app called MYOB (Mind Your Own Business), we should learn to use the app for our peacefulness and stay away from paranoid.

Tuesday, June 7, 2022

Kertas lipat 365 Hari.

Tahun lalu dia memberiku satu toples penuh kertas lipat berisikan tulisan yang dia pisah menjadi beberapa kategori. Dia sedikit mengancam, harus dibuka sehari satu dan gaboleh curang. Tapi, aku selalu bisa akalin dengan menunda 7 hari untuk bisa membuka 7 kertas lipat dalam satu waktu. Terkadang, aku mengintip di kertas warna kuning karena aku ingin tahu "I love you because...", karena apa? aku ingin tahu atas dasar apa dia mencintaiku.




Seakan semua bakal baik-baik saja, aku optimis bahwa bisa melewati 365 hari dengan baik. 1 Tahun, ngga lama, hanya 365 kertas yang harus aku buka dan aku bisa sampai di umur 27 tepat di kertas terakhir yang aku sisihkan di warna kuning. Save the best last, right?.

Tapi, kita manusia yang buta akan masa depan. Tidak pernah bisa mengetahui bahkan sedetik didepan kita akan mengalami apa. Ketidaktahuan aku yang sedikit banyak aku syukuri. Meskipun pada akhirnya melanggar aturan kertas lipat itu, tersisa sekitar 300 kertas yang aku buka dalam satu waktu. Aku simpan di Natuna bersama perasaan yang tidak ingin aku bawa terus menerus. Tapi setidaknya aku menghargai pemberian di ulang tahun yang ke 26.

Aku dedikasikan tulisan ini dengan mengubur semua kenangan di umur 26 tahun. "Left the sad girl behind" ucap sahabatku. Aku sudah lama memaafkan semua kesalahanmu, bahkan kesalahannya. Tapi, untuk meridhai setiap apa yang aku alami, aku belum bisa. Aku masih berusaha. Hanya keteguhan dan kegigihanmu yang bisa membelokkan takdir ini. Do'a dan takdir yang selalu kejar-kejaran.

"Maaf ya udah bikin usia 26 kamu ngga baik-baik aja"

Yuk udah yuk, kita balik lagi ke Tresna yang ambis dan tau persis apa yang mau dilakukan setiap harinya. :)

Terimakasih atas setiap jiwa yang bertemu aku di perjalanan ini. Menguatkan dan memberikan ruang untuk diriku.

Saturday, June 4, 2022

Perihal melepaskan.

Mmm, people comes and goes. Mereka bisa kapan aja berubah, bisa kapan aja datang dan pergi sesuka hati mereka. Bertemu dipersimpangan jalan dan saling jatuh cinta tapi kemudian begitu mudah melepaskan saat jalan tak lagi sama.


A bad feeling is a commotion of a mind repugnant to reason, and against nature - Zeno


Quote tersebut bisa sedikit membuatku tersadar ada hal-hal yang tidak bisa aku paksakan. Let everything happen, no matter hard it is.


Someone teach me how he try to let someone free. Never begging to stay. Just let it be.

There’s always something that I can learn from someone. 


Last year when something happened to my life. It was very very bad and disgusting situation that I’ve ever had. But me? I keep insist, begging and try to fix the situation. Dumb.


I need affection more than I can imagine. But yaaaaa, a man still a man right? They want something from us. But now, I really don’t care. I’m just let everything happen. I’m not put any expectations and also I don’t give any affection.


Now, it feels cold for some reason. I don’t have any butterfly. I know my place right now. :)


Thank you for your time.

I really appreciate it.


For the last time, my pic will reminds you how I choose to break the rules. Will never do it again.

Monday, May 30, 2022

Being an Alpha



"Mau nikah ah udah capek kuliah"

"Pengen nikah aja, biar ada yang biayain"

"Nafkahin aku Mas"

Sederet kamus perempuan yang tidak ada di barisan kamus hidup aku. Hal itu adalah akumulasi atas pelajaran kehidupan yang aku dapatkan selama ini. Berawal dari pergulatan diri ketika menyadari sebagai anak kedua yang mana itu berkat sekaligus kesialan dalam hidup. Aku harus lebih menyadari bahwa Kakak menjadi prioritas utama dan adik menjadi pusat kasih sayang keluarga. Sedang Aku berada ditengah-tengah mengamati dan seringkali terabaikan.

Terbiasa mandiri dan mengalah. Jika aku bikin pivot table dimana terdapat data kata-kata yang paling sering aku ucapkan, maka kata "Yaudah" dan "Gapapa" menjadi penggunaan kata dengan jumlah paling banyak. Haha Anyway, let's move forward.

Alpha female is a woman who has embraced her leadership ambitions. She is talented, highly motivated, and self-confident. Female alphas embrace their confidence and this helps them lead others. (begitu kata google hehe)

Satu hal yang dulu aku diskusikan dengan pasangan sebelum menikah. "Kamu masalah ga kalau aku kejar karir aku?". Jawabannya pasti tau lah ya, dia bilang ga masalah, makanya bisa sampe nikah. Adjustment yang kita lakukan selama 5 tahun pacaran, bertukar pemikiran dan saling copy paste kebiasaan. Lama-lama aku melihat diri aku ada di dia, begitupun sebaliknya. The way we think about facing our life. Ternyata, itu jadi bom waktu dimana alpha female gabisa bersama dengan alpha male. Pada dasarnya, laki-laki memang ingin lebih unggul dan punya harga diri tinggi. It's okay, very normal.

Aku selalu membuka ruang diskusi daripada mendengarkan pepatah sepihak. Jika ada masalah, aku si alpha female ini selalu take a lead buat ngajak duduk bersama dan mencoba meruntut apa yang sebenarnya terjadi dan solusi apa yang harus dilakukan. Sampai pada akhirnya, hubungan ini akan selalu berdasarkan pertimbangan aku. Dia selalu meyakini bahwa keputusan aku tidak pernah gegabah dan selalu melalui pertimbangan berkali-kali. (Itu dulu, sekarang? serampangan dan tidak stabil)

I have an audacity to take a risk. Hidup yang hanging by a thread  ini sebetulnya mempunyai banyak risiko. Aku menyadari bahwa ada beberapa takdir yang hanya bisa kita biarkan begitu saja saking keputusan Tuhan tidak bisa diganggu gugat. Pilihannya yaudah jalani aja dengan risiko yang mungkin kita dapatkan.

Terkesan kaku dan difficult to reach out, aku sudah terbiasa dengan opini seperti itu. I don't even care. Tapi agak selfish ya? hehehe. I don't want to waste my time anymore. Enough for me. If you need someone who has stable life goals then hold my hand, let's grey and old together!.

Saturday, May 28, 2022

Menjadi TKW dengan Gaya

"Aku tidak akan pernah berkembang jika terus seperti ini".

My goals : Someone who has a headline core value. I mean, when people searching for "E-commerce specialist" or "Data Analyst", they will see me as a professional with high value. Ambis banget kan?.

Merasa ngga cukup dan ga puas dengan Skill dan Gaji honorer di pemerintahan saat itu menjadi ketakutan paling besar untukku. In 5 years, I will never catch my goals jika keseharianku seperti itu setiap hari. Over and Over dealing with atasan yang syirik saat kita beyond limits.  Setiap hari nonton youtube dan baca artikel "How to create an attractive CV?". I pin my biggest concern on CV. Why?  Because, HRD lihat kita itu bukan dari kepribadian, mereka ga tau kita sama sekali even kita orang paling baik dan gigih se dunia. Dari sekian banyak orang, mereka akan cek CV kita pertama kali dan apakah bisa bersaing dengan orang lain?.  Then, learn to create a very attractive CV, yaaa of course not only for the appearance but the contents and try to put ourselves on HRD pov.

Setelah selesai bikin CV, aku coba apply sebanyak mungkin. Ini bagian paling effort, karena aku harus adjust CV aku di tiap roles job vacancies and of course I have to "sell" myself with words. The important thing is Do'a. Kita do'a tiap hari dan tunjukin ke Allah kalau kita bisa menerima amanah dapet kerjaan. Caranya? Aku selalu berusaha fixing myself everyday. Misal, yaaaa dengan belajar lagi roles yang mau aku ambil, belajar tools yang bakal menunjang kalau aku kaya Complex Excel Formula atau belajar coding dikit-dikit. Prinsip hidup yang selalu aku coba terapkan, yaitu jemput kepercayaan Allah. Sesimpel saat kita pengen beli mobil, aku selalu berusaha jadi pengendara motor yang baik dan sabar biar Allah tau value kita berhak punya mobil. Take times, di umur 26 baru bisa beli kendaraan roda 4. Meyakinkan Allah dan diiringi ikhtiar + Do'a butuh kegigihan dan konsistensi hehe

Next, beberapa hari setelah gencaran CV akhirnya ada yang menghubungi via whatsapp dan Email. Langsung dapat jadwal interview 4 hari kemudian. Belajar interview dikit, review lagi hal yang bisa aku jual dan yakinkan. Ternyata, pas Interview full in english. Kuncinya? Tenang. Gausah mikirin grammar. Hajar, gas aja!.

Sorenya langsung dibilang kalau aku lolos tahap interview pertama. Wait, berarti banyak tahapnya dong?. OMG. Sesuai prediksi, ternyata aku interview berkali-kali dengan user dari Amerika. Ternyata untuk perusahaan USA, yaaa mayan lah jadi TKW dengan style wkwkwk

Full in english, test excel berkali-kali dan test system berkali-kali. Mereka pengen lihat seberapa kuat kita dalam menangani fast paced environment juga daya tangkap kita dalam mempelajari hal baru. Katanya skill itu bakal mengikuti, yang penting soft skill yang kita punya bisa bersaing dan meyakinkan user.

Final interview sama Supervisor laki-laki berdarah Arab, dari nama nya udah kearab-araban hehe. HRD bilang "Tresna, hati-hati ya your words, he's very picky". Udah jiper duluan cuy, proses rekrutmen selama hampir 2 bulan masa mau berakhir karena gabisa menaklukan supervisor yang picky ini haha.

Aku coba bayangin jadi supervisor, kira-kira apa yang bisa bikin kedepannya nyaman kerja bareng?. Nah, kalau bawahan kita terlalu idealis atau ribet banget pasti males dong, atau kayak sok tahu banget, biasanya mereka pengen yang bisa diajak kerjasama dan kalau ngobrol juga enak gitu. Oke sip, tips nya udah dikantongi dengan hati-hati nih.

Pas interview aku berusaha setenang mungkin jelasin pengalaman aku satu persatu, tidak sok tahu tapi menjelaskan dengan pelan-pelan dan runtut. Tiba-tiba ada suara kucing and he's notice. After that kita cuma bahas perihal kucing. No more bahasan tentang kerjaan wkwk and I got him.

HRD langsung heran, "Tresna, ko bisaaa? really? He's very very picky". "I don't know, I'm just discuss about cat". "Hahaha, you are rock! dari sekian ribu orang, cuma kamu yang bisa lewatin gerbang interview dia".

DULU, aku senang dengan compliments itu. Tapi sekarang? I feel miserable. Masalahnya, udah 1.5 tahun ini kerja sendiri karena susah dapet yang klik dan oke di mata dia. Tapi yasudah, besyukur aja. TKW dengan gaya ini akan terus berusaha untuk mencapai goals nya.

We don't have to discuss my salary. It's under your expectations. haha

Friday, May 27, 2022

Oh, Ternyata Rasanya Kesepian itu...

Hari itu mantan pacar pas SMA yang menemani aku hampir setiap hari selama 3 tahun datang mengunjungiku di Bandung. Sebelumnya Aku memang mengeluhkan kehidupanku yang terasa sulit. Dia datang dari Tasik dengan motor CS1 nya dan menemuiku di University Center UPI. Kebetulan Aku sedang ada kegiatan mahasiswa.

"Aku pengen ngekost, tapi aku beneran ga tau uang dari mana. Aku capek PP dari rumah bibi, belum lagi harus beres-beres, naik angkot, keujanan, jalan kaki" Ucapku didepan dia yang lelah setelah perjalanan.

"Aku udah ada kosan yang pengen aku huni, bantu Aku pindahan ya hari ini" Aku sedikit memohon.

"Sok hayu beberes yah dari bibi, pindahan naik motor aja beberapa kali" Dia mengambil peran.

Pikiranku berisik, menahan antara perasaan yang masih tersisa dan kenyataan bahwa dia sudah punya pacar baru saat itu. Tapi, sulit sekali move on dari dia. Bertanya-tanya mengapa dia datang ke Bandung menemuiku dan seperti biasa membantu kesulitanku.

Singkat cerita, beberapa kali bolak-balik pindahan barang. Akhirnya selesai sore hari dan aku menghabiskan waktu untuk berkeluh kesah hingga malam. Kuliah di Bandung meskipun dapat beasiswa ternyata ga semudah itu. Aku tetap saja kekurangan dan seringkali kelaparan. Memang kebetulan saat itu aku mau ulang tahun, dia membelikan magic com sebagai hadiah. 

"Jangan sampai kelaparan, aku beliin magic com". Aku mengingat ini bukan karena masih sayang, tapi saat itu dia seperti kepanjangan tangan Tuhan untuk membantuku yang sering kelaparan dan diterpa penyakit Maag.

Dia pulang. Aku sendirian dikosan baru saat itu. Kosan Negla warna pink.



Hari-hari aku lalui tanpa siapapun, magic com ini selalu mengingatkan aku kepadanya. Boro-boro mau makan, yang ada selalu males. Saat itu memang masing-masing dan ga ada kontak sama sekali. Aku pandai perihal tahu diri. Aku tahu diri kalau aku bukan siapa-siapa dan aku selalu membiarkan diri aku sendirian.

Tiap hari rasanya lama sekali, bunyi detak jam dinding membuat waktu semakin lambat. Aku sadari saat itu bahwa aku kesepian. Kosan Negla adalah masa-masa kesepian yang aku alami pertama kali. Aku buka netbook Acer Aspire One warna merah dan rebahan mentok tembok supaya jarak pandang aku ke sekitar semakin luas, bisa memastikan tidak ada hantu di ruangan. Aku ngantuk, seperti biasa play Harry Potter Saga hanya untuk menemani biar tidak sepi. Setiap hari berulang setiap jam 11 malam menonton Harry Potter, sudah rewatch berkali-kali sampai khatam jalan ceritanya.

Sendirian, kosan yang sepi, degdegan besok makan apa karena uang cuma tinggal 20 ribu, ngga punya pacar dan susah move on. Aku selalu takut dan bertingkah serampangan ketika anxiety menyerangku. Biasanya di pagi hari. Aku selalu mengatakan kata-kata yang akan aku sesali. Aku selalu menarik diri dan merasa tidak pantas untuk siapapun.

Kesepian itu lagi-lagi selalu menyerangku, saat di Jakarta, Natuna dan Bandung. Aku selalu merasa jadi beban dan sepertinya siapapun akan lebih bahagia tanpaku. Rumit kan? Memang butuh kegigihan untuk meyakinkanku.

Kehidupan Selanjutnya Harus Antri di Barisan Calon Majikan (Kucing)

"Umur 27 tahun udah punya apa dan ngapain aja?"

"Nikah maksimal umur 25 tahun"

"Jadi karyawan tetap di umur 28 tahun"

"Harus punya bisnis di umur 20 tahun"

"Punya anak jangan lebih dari umur 30 tahun"

"Punya mobil dan rumah di umur 35 tahun"

Manusia selalu mengunci dirinya dengan konsep waktu. Gara-gara neokorteks sialan. Neokorteks terbungkus di sekitar bagian atas dan sisi sistem limbic, yang membentuk 80% dari materi otak. Bagian otak ini merupakan tempat bersemayamnya kecerdasan manusia. Inilah yang mengatur pesan-pesan yang diterima melalui pengelihatan, pendengaran, dan sensasi tubuh. Proses yang berasal dari pengaturan ini adalah penalaran, berpikir secara intelektual, pembuatan keputusan, perilaku waras, bahasa, kendali motorik sadar, dan penciptaan gagasan nonverbal. Dalam neokorteks, semua kecerdasan yang lebih tinggi berada, yang membantu manusia unik sebagai spesies (Hadianto, dkk, 2007). Secara sederhana Neokorteks adalah bagian otak luar dan bertanggung jawab atas konsep waktu dan lainnya.

Proses kehidupan yang dijalani dengan standar-standar yang diterapkan di masyarakat secara sadar ataupun tidak akan terekam dalam memori manusia. Hal itu membuat penyesuaian bahwa hidup akan terukur dari standar dan pencapaian orang lain. Manusia menjadi cepat lelah, bosan, stress, depresi dan bergelut dengan luka masa lalu serta khawatir akan masa depan.

Kehidupan selanjutnya, aku akan antri di barisan calon-calon majikan manusia yaitu Kucing. Kucing adalah makhluk yang tidak mempunyai neokorteks. Jadi, mereka tidak merasa bosan atau depresi meskipun makanan mereka sama atau melakukan kegiatan yang sama setiap hari. Mereka tidak punya masa lalu ataupun masa depan. 

Saat ini aku merasa mengejar sesuatu yang bahkan aku tidak tahu kepuasan apa yang akan tercapai. Banyak yang sudah menikah dan punya anak, menjadi karyawan tetap, mendapat gelar magister, gaji 2 digit, kendaraan roda empat, rumah lantai 2 dan hal lainnya yang menjadi standar kesuksesan menurut manusia. Proses pendewasaan diri yang terkesan terlalu Tuhan paksakan ini membuat aku sedikit memilah kiranya apa saja yang bisa aku capai dan bisa aku tunda. Satu-satu saja, melangkah pun akan lebih nyaman ketika bergantian antara kaki kanan dan kiri. Yaaaa jika kaki kanan dan kiri bergerak berbarengan, mungkin artinya sudah menjadi spesies pocong. hehe

Berusaha berdamai dengan masa lalu dan tidak terlalu mengkhawatirkan masa depan. Seseorang berkata bahwa saat Aku dalam kandungan, Aku diperlihatkan perjalanan dari mulai lahir sampai meninggal, ditanya berkali-kali apakah Aku sanggup atau ngga dan Aku asumsikan saat itu Aku bilang sanggup. Makanya, saat ini Aku bisa nulis blog dan berbagi sedikit pemikiranku (Terimakasih ya atas setiap kata-kata yang menenangkan). Rekaman yang Tuhan perlihatkan saat itu menjadikan kita merasakan Dejavu. Kita merasa pernah disuatu tempat, berbicara dengan orang lain, mengalami hal ini dan itu ya karena kita pernah melihat itu di masa lalu.

Degdegan, bentar lagi umur udah 27 aja.

Nah kan, baru aja nulis agak berat tentang konsep waktu, tetep aja mikirin umur.




Thursday, May 26, 2022

Kenduri.

"Mbak, nanti datang ya ke rumah Ibu, ada acara Kenduri" ucap Ibu Zaenab yang ngga sengaja papasan depan rumah.

"InsyaAllah ya bu, maaf sebelumnya kenduri itu apa ya?" dengan sangat hati-hati Aku bertanya, takut salah kostum.

"Ini, pengajian aja karena Ibu saya meninggal" Ibu Zaenab menjawab dengan buru-buru karena di rumahnya sedang sibuk.

Percakapan diatas dapat Aku simpulkan bahwa kenduri adalah tahlilan dalam versi orang Tasik. Ibunya meninggal, anaknya ngadain pengajian. Oke sip, pake baju gamis, bawa amplop uang duka dan yang paling penting siapin mental. Terlihat hampir semua warga kampung pada keluar rumah dan bergegas ke rumah Ibu Zaenab. Secepat kilat Aku siap-siap dan berangkat ke rumahnya. Menurut Aku, jarak dari rumahku ke rumah bu Zaenab itu dekat ya sekitar 300 meter. Tapi, salah satu ciri khas orang sana adalah selalu memakai motor meskipun itu ke warung. Aduh, lebih baik jalan kaki daripada Aku pake si bektu Haha.

Degdegan banget, takut kalau mengunjungi orang meninggal tapi jasadnya masih ada. Malemnya suka gabisa tidur. Tapi yaaa harus kuat mental nih, sebagai pendatang baru ya jangan banyak tingkahnya tar malah dijauhin. Rumah Bu Zaenab udah penuh dengan orang-orang, anak kecil, orang dewasa, perempuan ataupun laki-laki.

"Ayo sini mbak duduk, makan ya..." Bu Zaenab menyambut Aku yang baru tiba di depan rumahnya.

"Iya bu, makasih banyak..." dengan heran justru saat itu Aku mencari-cari dimana jasad Ibunya Bu Zaenab. (Loh bukannya takut Tres? haha Ngga, ini sedikit anomali, vibes tahlilan ini terlihat sedikit ceria seperti hajatan).

Orang-orang duduk melingkar berkelompok 5 sampai 6 orang untuk satu lingkaran. Aku mencoba duduk random di antara ibu-ibu itu. Kemudian Bu Zaenab membawa nampan berisikan nasi lengkap dengan lauk pauknya. Wait, lebih tepatnya Nasi dan berbagai jenis menu Ikan tongkol haha

Hidangan kenduri khas Melayu

"Aok lah makan Tres! Awak suke tak ikan simbek (tongkol)? di Bandung ni ikan simbek lah mati bekali-kali, disini Kami makan simbek fresh. Wan, Kami makan ye" Ujar ibu-ibu dipinggir dengan logat Natuna meminta izin makan ke Ibu Zaenab.

"Bu, saya makan ya, terimakasih banyak..." Aku ikut meminta izin dan berterimakasih.

Tolong lah, ini ko kenapa bahagia sekali malah makan-makan, jasad si ibunya dimana? Apakah sudah dikuburkan? Apakah masih di mesjid? Ini harus di klarifikasi, Aku udah gabisa nahan pertanyaan di kepala, malah takutnya gabisa tidur buka karena lihat jasad orang meninggal, tapi karena penasaran.

"Bu, maaf, ibunya Bu Zaenab ini sudah dikuburkan?" Bisikku ke Ibu-ibu di pinggir.

"Hahaha, Tres! Ibunya udah meninggal 5 tahun yang lalu. Ini sedekah anaknya untuk mengenang Ibunya meninggal". Ibu itu menjelaskan.

"Oooh... Jadi kenduri ini artinya sedekah mengenang hari meninggalnya keluarga gitu ya bu..." Jawabku dengan mencoba memahami situasi ceria ini.

"Iya betul, yok lah makan jek" Ibu itu bersemangat mengambil sepotong ikan tongkol dan daun singkong.

Suasana sesak dan rame orang makan-makan membuat Aku malu dengan diriku sendiri. Orang Natuna selalu berusaha berbakti kepada orang tuanya, meskipun sudah meninggal bertahun-tahun yang lalu. Sedekah makanan dan minuman itu banyak berkahnya, mereka berharap berkah dan kebaikan itu sampai kepada orang tua mereka.

Amplop untuk uang duka Aku bawa pulang lagi karena ternyata kita cuma disuruh makan-makan aja disana. Nasi pera, Ikan tongkol balado dan pisang goreng menjadi menu andalan di setiap Kenduri. Oke siap, besok Kenduri dimana lagi nih? Haha

Wednesday, May 25, 2022

Sup, maafkan aku ya.

Alarm berbunyi pagi-pagi pukul 5.30 WIB. Tidak ada perbedaan time zone disana, masih sama dengan Jakarta. Bedanya, terik matahari mampu menembus sunscreen SPF 50 bahkan di pagi hari. Mungkin bisa dibilang tidak ada istilah matahari pagi saking panasnya. Trial padang mahsyar hehe. Btw, berarti kalau di padang mahsyar nanti kita semua kulitnya gelap dong? Ah skip, ga usah dipikirin.

Aku segera bergegas dengan mencoba meyakinkan diri bahwa aku akan selalu bisa melewati hari dengan baik. Mencoba mengesampingkan fakta bahwa aku sulit sekali beradaptasi. Seperti biasanya, selalu ada dorongan untuk berbeda. Aku memakai baju kemeja putih, rok warna hitam, kerudung warna coklat dan sneakers. Semua udah siap, tinggal berangkat kerja.

Tunggu, ada yang lupa. Motor bektu belum diisi bensin nya. Perjalanan sekitar 40 menit, ah udah pasti telat belum lagi harus isi bensin. Kecepatan motor bektu supra tahun penjajahan itu lambat banget, mungkin karena sayap motornya udah lenyap. Di gas dikit dia malah geter kayak gempa kekuatan 2 skala richter haha. 

Tarik nafas, fyuuh... "Gapapa, gausah malu pake motor ini Tres, yang penting sampe dikantor, kerja, jangan jadi beban". Orang-orang sering bilang "ganti dong teh motornya, ke Bukit Arai mana kuat itu motor". Tunggu, aku si perhitungan ini masih belum mau beli. Pakai motor dinas aja ini lumayan, walau bonus nya agak bergetar ya bun wkwk

Pakai helm, sarung tangan, sekuat tenaga engkol itu motor. Susah, ga nyala terus. Sialaaan. Ada-ada aja nih motor. "Yaa Allah please, sekali lagi yah aku engkol nyala, paha aku bisa gede sebelah ini gara-gara engkol motor bektu ini". Jreng! nyala. haha masih di dengar ternyata doa orang banyak dosa ini. 

Sebelum di gas, seperti biasa play dulu playlist "OST Hospital Playlist", pasang headset. Diperjalanan melalui aspal yang mulus dan luas, jalanan yang kosong, matahari yang terik, awan yang bentuknya indah dan mmm perasaan takut akan masa depan. Mau jadi apa orang ini?. Meskipun sudah menikah, tapi aku tidak mau menyerah akan diri sendiri dan menjadi beban siapapun. Sesekali nangis dibalik helm bogo warna coklat sambil dengerin lagu With My Tears nya Wheein. Dramatis banget deh rasanya.

OST Hospital Playlist - My Tears by Wheein

15 menit terlalui, masih jauh aja nih kantor. Notifikasi Whatsapp udah masuk, alamat ini mah pasti rame di kantor. Sumpah, bukannya gamau cepet ke kantor tapi tolong lah jangan samakan bektu ini dengan Nmax si raja jalanan. Entah kenapa, tiba-tiba motor bektu ini kehilangan semangat nya, di gas ngeloss terus, wait bensin masih ada ko. "Tu, kenapa? capek ya? come on! bentar lagi sampe". Ucapku meyakinkan si bektu buat kuat menghadapi tanjakan didepan. 

Grek, grek, grek. Tiba-tiba bektu ini diem di tanjakan pas banget depan Polres dan pak polisi yang lagi upacara. Motornya mati, di engkol berkali-kali malah keras banget. Gimana ini ya ampun :( Mana itu yang pada upacara ngeliatin. Untuuuung pake masker, akhirnya turun dan terpaksa dorong itu motor bektu. Diem dulu sebentar di warung, telfon temen yang di kantor dan minta tolong jemput.  Dia ketawa. "Teh... teh... mana kuat dia tiap hari ke Bukit Arai".

Yaudah, akhirnya minta tolong motor diambilin dan ke bengkel. Ternyataaaa, mesin nya rontok. Sup... (karena dia supra bukan usup hehe) ternyata kamu capek menemani aku dijalanan sambil menangesss. Dramatis kehidupan ini seketika jadi komedi. Ketawa banget. Tapi kenapa ya kejadian di hidup aku emang selalu seru gitu deh. 

Maafkan aku ya, aku harus membeli yang baru. Terimakasih atas 6 bulan menemani aku dan ketakutanku tiap hari selama kurang lebih 2 jam perjalanan PP ke kantor, yaa sekitar 288 jam kebersamaan kita.

Bukit Arai - Natuna

 TM,

26 Mei 2022