Saturday, May 28, 2022

Menjadi TKW dengan Gaya

"Aku tidak akan pernah berkembang jika terus seperti ini".

My goals : Someone who has a headline core value. I mean, when people searching for "E-commerce specialist" or "Data Analyst", they will see me as a professional with high value. Ambis banget kan?.

Merasa ngga cukup dan ga puas dengan Skill dan Gaji honorer di pemerintahan saat itu menjadi ketakutan paling besar untukku. In 5 years, I will never catch my goals jika keseharianku seperti itu setiap hari. Over and Over dealing with atasan yang syirik saat kita beyond limits.  Setiap hari nonton youtube dan baca artikel "How to create an attractive CV?". I pin my biggest concern on CV. Why?  Because, HRD lihat kita itu bukan dari kepribadian, mereka ga tau kita sama sekali even kita orang paling baik dan gigih se dunia. Dari sekian banyak orang, mereka akan cek CV kita pertama kali dan apakah bisa bersaing dengan orang lain?.  Then, learn to create a very attractive CV, yaaa of course not only for the appearance but the contents and try to put ourselves on HRD pov.

Setelah selesai bikin CV, aku coba apply sebanyak mungkin. Ini bagian paling effort, karena aku harus adjust CV aku di tiap roles job vacancies and of course I have to "sell" myself with words. The important thing is Do'a. Kita do'a tiap hari dan tunjukin ke Allah kalau kita bisa menerima amanah dapet kerjaan. Caranya? Aku selalu berusaha fixing myself everyday. Misal, yaaaa dengan belajar lagi roles yang mau aku ambil, belajar tools yang bakal menunjang kalau aku kaya Complex Excel Formula atau belajar coding dikit-dikit. Prinsip hidup yang selalu aku coba terapkan, yaitu jemput kepercayaan Allah. Sesimpel saat kita pengen beli mobil, aku selalu berusaha jadi pengendara motor yang baik dan sabar biar Allah tau value kita berhak punya mobil. Take times, di umur 26 baru bisa beli kendaraan roda 4. Meyakinkan Allah dan diiringi ikhtiar + Do'a butuh kegigihan dan konsistensi hehe

Next, beberapa hari setelah gencaran CV akhirnya ada yang menghubungi via whatsapp dan Email. Langsung dapat jadwal interview 4 hari kemudian. Belajar interview dikit, review lagi hal yang bisa aku jual dan yakinkan. Ternyata, pas Interview full in english. Kuncinya? Tenang. Gausah mikirin grammar. Hajar, gas aja!.

Sorenya langsung dibilang kalau aku lolos tahap interview pertama. Wait, berarti banyak tahapnya dong?. OMG. Sesuai prediksi, ternyata aku interview berkali-kali dengan user dari Amerika. Ternyata untuk perusahaan USA, yaaa mayan lah jadi TKW dengan style wkwkwk

Full in english, test excel berkali-kali dan test system berkali-kali. Mereka pengen lihat seberapa kuat kita dalam menangani fast paced environment juga daya tangkap kita dalam mempelajari hal baru. Katanya skill itu bakal mengikuti, yang penting soft skill yang kita punya bisa bersaing dan meyakinkan user.

Final interview sama Supervisor laki-laki berdarah Arab, dari nama nya udah kearab-araban hehe. HRD bilang "Tresna, hati-hati ya your words, he's very picky". Udah jiper duluan cuy, proses rekrutmen selama hampir 2 bulan masa mau berakhir karena gabisa menaklukan supervisor yang picky ini haha.

Aku coba bayangin jadi supervisor, kira-kira apa yang bisa bikin kedepannya nyaman kerja bareng?. Nah, kalau bawahan kita terlalu idealis atau ribet banget pasti males dong, atau kayak sok tahu banget, biasanya mereka pengen yang bisa diajak kerjasama dan kalau ngobrol juga enak gitu. Oke sip, tips nya udah dikantongi dengan hati-hati nih.

Pas interview aku berusaha setenang mungkin jelasin pengalaman aku satu persatu, tidak sok tahu tapi menjelaskan dengan pelan-pelan dan runtut. Tiba-tiba ada suara kucing and he's notice. After that kita cuma bahas perihal kucing. No more bahasan tentang kerjaan wkwk and I got him.

HRD langsung heran, "Tresna, ko bisaaa? really? He's very very picky". "I don't know, I'm just discuss about cat". "Hahaha, you are rock! dari sekian ribu orang, cuma kamu yang bisa lewatin gerbang interview dia".

DULU, aku senang dengan compliments itu. Tapi sekarang? I feel miserable. Masalahnya, udah 1.5 tahun ini kerja sendiri karena susah dapet yang klik dan oke di mata dia. Tapi yasudah, besyukur aja. TKW dengan gaya ini akan terus berusaha untuk mencapai goals nya.

We don't have to discuss my salary. It's under your expectations. haha

No comments:

Post a Comment