Monday, June 27, 2022

I always know to stop.

One day, di suasana tak terkendali dan menyakitkan, Suamiku memendam rasa kecewa.
Maafin aku ya Quq, berulang kali aku berucap. Penyesalan, kenapa aku lakukan hal yang sama dan menyakiti. Padahal aku selalu tau, rasanya menyakitkan. Aku pun tidak luput dari salah dan bersalah.

Tapi, suamiku selalu memaafkan dan memelukku, katanya dia pantas dapat perlakuan itu dari aku, karena dia yang menyebabkan aku seperti itu. Perasaan yang terus dia maintain setiap hari, memperlakukan aku seperti seorang ratu. Beneran, ngga bohong. Dia beneran ngga membebankan apapun :(

Quq, mmm Kenapa kamu ga marah?

"Aku tahu, kamu tidak pernah gegabah, selalu punya pertimbangan dan selalu tahu kapan harus berhenti, aku percaya sama kamu".

Quq, jangan kasih aku kepercayaan itu :( Gimana kalau aku gabisa? Aku berusaha sekuat tenaga buat stay in the line, kamu butuh aku di sisi kamu saat ini, kamu butuh kekonyolan aku yang selalu bikin kamu ketawa, kan?. Lebih dari itu, saat kamu bilang aku satu-satunya alasan kamu bertahan, apakah benar aku se berarti itu buat kamu?. 

Berat banget, Quq, aku ingin hidup yang stabil dan secure, kamu tau kan?. Aku ingin jadi perempuan yang dimudahkan segalanya. Aku udah capek hidup selalu mengalah dari sodara-sodara aku, selalu mengalah dengan keadaan, selalu mengerti keadaan. Aku beneran pengen hidup enak dan nyaman Quq.
Berat ya?

Kamu tahu struggle aku pas kuliah gimana, aku gamau ngulangin itu lagi. Aku beneran pengen beli apapun yang aku pengen Quq, gamau lagi selalu ngertiin orang lain Quq. Aku pengen di ngertiin, especially sama kamu. Pengen diperlakukan jauh lebih baik setiap hari, aku pengen ngerasain rasanya dimanja gimana. Aku capek selalu bersikap kuat dan mandiri Quq.

Aku pengen kuliah lagi Quq, kamu udah janji mau kuliahin aku S2. Kamu udah janji mau jadi bemper hidup aku, kamu udah janji mau support aku sampe aku bisa kejar karir aku setinggi-tingginya Quq.

Aku pengen jadi satu-satunya dan jadi orang yang harus dibahagiakan. Rasanya dunia selalu berputar di luar aku dari dulu, aku ingin banget merasakan dunia berputar di hidup aku. Aku ingin hal itu. Aku udah capek banget Quq harus selalu menyerah dan mengalah.

Kamu bisa menuhin itu kan? Kamu udah janji ke Allah nikahin aku buat bahagian aku dunia akhirat, kesalahan kamu kemarin harus kamu tebus seumur hidup kamu Quq buat bahagiain aku, sembuhin luka yang terlalu dalam di diri aku. Trauma yang selalu datang di mimpi aku.

Gimana caranya Quq?
Kamu punya jawabannya ga?

Friday, June 24, 2022

Good bye, Surya!

Setiap barang yang dibeli selalu dikasih nama, biar kerasa keluarga. Mulai dari headset, kindle, mouse, laptop, hape, kendaraan, etc. Ada yang namanya Carla (Headset Airpod Pro), Flo (Mi TWS), Bjork (Lenovo ideapad 5), Gaea (Macbook Air M1 2020), Gwen (Amazon kindle paper white 10th Gen), Edith (Ip XR), Bombom (Brio 17), Siv (Amazfit Gts 2E), Ruby (Mio Soul GT), Shaid (Sharp Android), Bibi (Beat), Freyja (Ip 7+), Oxa (Dell Latitude), Clara (Mi band 4), Surya (Poco X3 NFC), dan lain-lain.

Dari semua barang yang sebagian sudah berpindah kepemilikan, alias dijual haha. Hari ini, harus berpisah dengan Surya. Hape yang aku beli sebagai bentuk betapa perasaan sayang aku melebihi keinginan aku sendiri. Jadi dulu cukup dramatis, tiap mau beli hape aku selalu bilang "Gausah yang mahal, aku cukup buat youtube, IG sama whatsapp". Tapi yagitu, di jangka panjang hape yang bukan flagship cepet banget lemot nya.

Pas di Natuna, hape merah aku lemot nya suka bikin nangis -__-' . Sejujurnya paling males kalau mau beli gadget karena yagitu pasti ada pergulatan mental antara kita. Dimana selalu ada kalimat "Sok aja kamu mau beli hape itu mah, tapi aku ga akan tanggung jawab kalau kenapa-kenapa". Tarik ulur yang bikin galau :(. Ya gimana ya, aku gapernah tau menau tentang update atau perihal gadget pokonya, tau jadi aja tinggal pake.

Dengan sangat berat akhirnya, mengajukan proposal ganti hape ke suami.
"Quq, mmmm gini... Hape aku kenapa ya kaya ng freeze gitu? Kalau misalkan aku ganti hape menurut kamu gimana?"
"Kamu mau ganti hape? boleh... Mau iphone ga?"
"Kalau boleh iya aku pengen ganti hape, hehe. Ngga usah yang mahal, yang biasa aja pokonya buat youtube IG sama whatsapp ya"
"Kalau ga mau iphone, gausah ganti hapenya"

Kebayang ga sih? Istri macam apa ini yang ditawarin hape yang dipengen tapi malah mikir berkali-kali. Kenapa yang keluar dari mulut ini cuma "Gausah" dan "Gausah" terus?. Akhirnya, setelah mikir panjang, yang keluar dari mulut tetep "Gausah". Haha

Satu hal yang ga bisa di tolak suami aku. Semua produk Xiaomi wkwk. Akhirnya, dengan keteguhan hati proposal diganti jadi :
"Quq, gapapa deh ya, kalau Poco gimana? Setelah dipikir-pikir aku butuh buat main mobile legends"
"Jadi gamau iphone? bener? yaudah, kalau poco aku ACC ya. Mau beli sekarang atau online?"
"Kalau boleh sekarang aja ke Ranai ya, soalnya kalau online bisa nyampe sebulan kemudian, aku keburu males ganti hape".

Yaudah, akhirnya beli hape itu dan beneran nemenin aku  tiap hari selama sendirian di Natuna. Selalu play Nessie Judge buat pengantar tidur. Pokonya beneran nemenin aku tiap hari. Pernah aku banting pas lagi berantem di bulan Desember 2021, tapi anehnya itu hape masih kuat dan bisa dipake main ML tanpa nge-lag Haha.

Hari ini dengan berat hati, aku lepaskan kamu ya Surya. Terimakasih atas kehadiranmu.
Kamu adalah salah satu bentuk kasih sayang aku ke suami. Bye!

TM

Thursday, June 9, 2022

Paranoid.


Salah satu lirik lagu dari Harry Styles yang ngetrigger:

"Harry, you're no good alone

Why are you sittin' at home on the floor?

What kind of pills are you on?"

My biggest concern when I entered the therapy with psychiatrist was "How can I have a good sleep quality?". My minds keeps alive on midnight, I blame myself and my "what if" spinning around on my fcking head. Sleep late over and over.

Kerja jam 5 sore sampe jam 3 pagi, tidur, bangun, tidur, bangun. Gitu terus sampe pusing sendiri. Sometimes ya cuma bisa read chat aja tanpa reply karena suka tiba-tiba lupa. Paranoid. Kalau di ping, baru ngeh oh iya belum bales. Sorry.

Dulu bisa berjam-jam nonton youtube atau nonton drakor maraton, sekarang? 5 menit nonton youtube tiba-tiba pengen buka netflix nonton drakor, baru 5 menit tiba-tiba pengen main game, pas lagi war tiba-tiba loss aja pengen afk. Salah satu jenis player yang dibenci ya ini. hehehe

Also I did smth that I never imagine before, my minds turn into a wild and danger but unfortunately it feels nice at the same time. I've been a smoker for almost 7 months. "Being a smoker has no effect on our morale" begitu pembenaran yang aku pegang.

It helps me, really. I can hold my paranoid when it comes. But still, I need 2 tablets of antimo a day to help me fall asleep. Awalnya seperempat, ningkat jadi setengah, ningkat jadi 1 terus aja sampe works di 2 tablet. Thanks to the creator of Antimo dimanapun kamu berada.

I think, solusi yang paling bisa dilakukan adalah pindah kerja jadi normal dan berusaha hidup normal kembali. Biar ga dikira ternak babi ngepet karena dirumah terus tapi ko hedon mulu. Heran. Tenang, ngga open jasa VCS ko, takut kaya mendadak haha. Tapi emang orang mikir aneh pas aku jawab kerja malem dirumah. I don't mind. Skip.

Anehnya, capek nya ga ketulungan. Lelah banget rasanya. Tiap jam 10 pagi sampe jam 3 sore biasanya beneran susah ngapa-ngapain. Badan kaya di turn off. Paranoid terus. Udah ga sehat banget. Apalagi pikiran yang makin kesini makin gila rasanya.

There's an app called MYOB (Mind Your Own Business), we should learn to use the app for our peacefulness and stay away from paranoid.

Tuesday, June 7, 2022

Kertas lipat 365 Hari.

Tahun lalu dia memberiku satu toples penuh kertas lipat berisikan tulisan yang dia pisah menjadi beberapa kategori. Dia sedikit mengancam, harus dibuka sehari satu dan gaboleh curang. Tapi, aku selalu bisa akalin dengan menunda 7 hari untuk bisa membuka 7 kertas lipat dalam satu waktu. Terkadang, aku mengintip di kertas warna kuning karena aku ingin tahu "I love you because...", karena apa? aku ingin tahu atas dasar apa dia mencintaiku.




Seakan semua bakal baik-baik saja, aku optimis bahwa bisa melewati 365 hari dengan baik. 1 Tahun, ngga lama, hanya 365 kertas yang harus aku buka dan aku bisa sampai di umur 27 tepat di kertas terakhir yang aku sisihkan di warna kuning. Save the best last, right?.

Tapi, kita manusia yang buta akan masa depan. Tidak pernah bisa mengetahui bahkan sedetik didepan kita akan mengalami apa. Ketidaktahuan aku yang sedikit banyak aku syukuri. Meskipun pada akhirnya melanggar aturan kertas lipat itu, tersisa sekitar 300 kertas yang aku buka dalam satu waktu. Aku simpan di Natuna bersama perasaan yang tidak ingin aku bawa terus menerus. Tapi setidaknya aku menghargai pemberian di ulang tahun yang ke 26.

Aku dedikasikan tulisan ini dengan mengubur semua kenangan di umur 26 tahun. "Left the sad girl behind" ucap sahabatku. Aku sudah lama memaafkan semua kesalahanmu, bahkan kesalahannya. Tapi, untuk meridhai setiap apa yang aku alami, aku belum bisa. Aku masih berusaha. Hanya keteguhan dan kegigihanmu yang bisa membelokkan takdir ini. Do'a dan takdir yang selalu kejar-kejaran.

"Maaf ya udah bikin usia 26 kamu ngga baik-baik aja"

Yuk udah yuk, kita balik lagi ke Tresna yang ambis dan tau persis apa yang mau dilakukan setiap harinya. :)

Terimakasih atas setiap jiwa yang bertemu aku di perjalanan ini. Menguatkan dan memberikan ruang untuk diriku.

Saturday, June 4, 2022

Perihal melepaskan.

Mmm, people comes and goes. Mereka bisa kapan aja berubah, bisa kapan aja datang dan pergi sesuka hati mereka. Bertemu dipersimpangan jalan dan saling jatuh cinta tapi kemudian begitu mudah melepaskan saat jalan tak lagi sama.


A bad feeling is a commotion of a mind repugnant to reason, and against nature - Zeno


Quote tersebut bisa sedikit membuatku tersadar ada hal-hal yang tidak bisa aku paksakan. Let everything happen, no matter hard it is.


Someone teach me how he try to let someone free. Never begging to stay. Just let it be.

There’s always something that I can learn from someone. 


Last year when something happened to my life. It was very very bad and disgusting situation that I’ve ever had. But me? I keep insist, begging and try to fix the situation. Dumb.


I need affection more than I can imagine. But yaaaaa, a man still a man right? They want something from us. But now, I really don’t care. I’m just let everything happen. I’m not put any expectations and also I don’t give any affection.


Now, it feels cold for some reason. I don’t have any butterfly. I know my place right now. :)


Thank you for your time.

I really appreciate it.


For the last time, my pic will reminds you how I choose to break the rules. Will never do it again.