Hari ini, sesuatu membawaku ke masa dimana kesedihan tak berujung ini dimulai.
Hey, how are you there?
Aku minta maaf ya, harusnya kamu masih hidup dan menjalani hidup bahagia bersama suamiku.
Harusnya bukan aku.
—
Aku kadang membayangkan, kiranya aku akan jadi apa jika bercerai dan hidup sendiri.
Mungkin saat ini aku menjalani hidup yang berbeda.
Sendiri, tabungan yang banyak, traveling, beres S2 cumlaude.
Sedikit demi sedikit dengan air mata yang membersamai, aku akan terus berjalan dan bertumbuh.
Mungkin, tidak akan ada kekhawatiran dalam diriku seperti hari ini. Aku takut diselingkuhi lagi.
Tapi pastinya, kamu akan hidup bahagia dengan suamiku.
Mulai meniti hidup kalian dan saling bersandar.
Tentunya dengan bercumbu setiap hari seperti yang kalian impikan.
Aku iri. Bahkan dengan membacanya, aku sudah membayangkan hidup yang bahagia dan menarik.
—
Hari ini aku melihat suamiku install aplikasi yang mana like foto profil kamu yang cantik itu.
Aku iri dengan kalian yang saling memperjuangkan dan diusahakan. Saling mengagumi.
—
Aku selalu berharap jika kita akan dilahirkan kembali, aku ingintakdir berbeda. Aku berdoa kalian bertemu dalam takdir yang indah, bersama dan berakhir bahagia.
Sementara aku, aku ingin takdir lain.
Aku ingin memperbaiki diri, aku ingin diriku yang berbeda, aku tidak ingin bertemu mantan ku pas SMA, aku tidak mau bertemu suamiku juga. Juga, aku tidak mau mempunyai takdir bersinggungan denganmu.
—
Aku selalu merasa sepi.
Semakin sini aku merasa kosong.
Suamiku udah mulai kembali ke habit nya yang dulu, main hape dan laptop secara sembunyi sembunyi. Entah apa yang di lakukannya.
Suasana takut dan mencekam setiap malam menyelimutiku.
Aku takut.
Berandai kita bertukar tempat, sehingga aku tidak akan mengalami ketakutan ini setiap malamnya.
—
Hari ini, suamiku bilang aku sombong dan sok tau.
Dan katanya ini sudah berlangsung dari dulu.
Aku yakin, suamiku emang memendam sesuatu yang dia tidak bisa bicarakan denganku. Hanya denganmu dia bisa terbuka, bukan bersamaku.
—
Aku merasa bersalah atas semua yang terjadi.